您现在的位置是:ekonomi >>正文
liga lotus Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak
ekonomi764人已围观
简介Nanti setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan ...
Nanti setelah sebulan,liga lotus kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah saat ini belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran.
“Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Purbaya mengatakan pasokan minyak di dalam negeri masih cukup aman, sebagaimana pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Purbaya menyebut rerata perkembangan harga minyak dunia masih di bawah kapasitas maksimal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Artinya, kata Menkeu, APBN masih memadai untuk menahan dampak volatilitas harga minyak.
Meski begitu, dia memastikan akan memantau perkembangan dalam sebulan ke depan dan mengambil keputusan ketika dibutuhkan.
“Sekarang belum saatnya mengambil keputusan, karena uangnya masih cukup,” tambahnya.
Bendahara negara pun berharap masyarakat tetap tenang dan meyakini kebijakan pemerintah dalam menavigasi gejolak dunia. Terlebih, Indonesia sudah pernah mengalami lonjakan harga minyak sebelumnya.
“Kita lihat kondisi seperti apa. Nanti setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas. Anda percaya saja, saya cukup pintar, kok. Kita sudah mengalami harga minyak tinggi beberapa kali, nggak hancur negaranya, kan. Kenapa? Karena kebijakannya pas,” tuturnya.
Dalam kesempatan terpisah, Bahlil menegaskan bahwa pasokan BBM masih andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode puasa dan Idul Fitri. Dia pun menjamin harga BBM bersubsidi, Pertalite, tidak akan naik meskipun harga minyak dunia menembus 118 dolar AS per barel.
Diberitakan oleh Sputnik, harga minyak mentah jenis Brent mencapai 118 dolar AS per barel untuk kali pertamanya sejak 17 Juni 2022.
Harga tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata harga minyak pada Januari 2026, di mana jenis Brent (ICE) sebesar 64 dolar AS per barel, dan US WTI berada di angka 57,87 dolar AS per barel.
Baca juga: Harga minyak meroket, Bahlil percepat mandatori campuran etanol ke BBM
Baca juga: Bahlil: Harga Pertalite tak naik meski minyak dunia capai 118 dolar AS
Baca juga: Harga BBM Pertamina, Shell, bp, Vivo stabil pada pekan kedua Maret
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Tags:
相关文章
Bali United ditahan imbang kontra Persijap tanpa gol
ekonomiGianyar, Bali (ANTARA) - Bali United ditahan imbang Persijap Jepara tanpa gol alias 0-0 pada laga pe ...
【ekonomi】
阅读更多Persib Bandung berpesta lima gol ke gawang Madura United
ekonomiKota Bandung (ANTARA) - Persib Bandung berpesta lima gol tanpa balas ke gawang Madura United pada pe ...
【ekonomi】
阅读更多Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
ekonomiJakarta (ANTARA) - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menjelaskan jika pihaknya akan terus memantau ...
【ekonomi】
阅读更多
热门文章
- Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- Bojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir
- Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
- Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
- Prabowo sebut sikap non
- Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U
最新文章
-
Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
-
Thom Haye ingin Persib manfaatkan pengalaman dari pertemuan pertama
-
Skuad Garuda untuk FIFA Series tunjukkan sikap realistis pelatih
-
Jadwal Super League pekan 24: Persebaya vs Persib, Persija vs Borneo
-
PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
-
Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia